Abstrak Eko Heryanto Vol 1 No 1 Juni 2016

17 May 2017 |

HUBUNGAN STATUS IMUNISASI, STATUS GIZI, DAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI BALAI PENGOBATAN UPTD PUSKESMAS SEKAR JAYA KABUPATEN OGAN KOM ERING ULU TAHUN 2016

 Eko Heryanto

Dosen Program Studi S.1 Kesehatan Masyarakat STIKES Al-Ma’arif Baturaja

ekoheryanto@ymail.com

 

ABSTRAK

 

ISPA dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan anak balita di negara berkembang. Di Indonesia, ISPA selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita. Data 10 penyakit terbanyak dari Dinkes Kabupaten OKU, kasus ISPA tahun 2015 sebanyak 19.503 kasus. Di UPTD Puskesmas Sekar Jaya jumlah kasus ISPA  pada tahun 2015 sebesar 5,76%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status imunisasi, status gizi, dan ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak balita  di Balai Pengobatan UPTD Puskesmas Sekar Jaya Kabupaten OKU Tahun 2016.

Penelitian ini dengan desain cross sectional, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan menggunakan kuesioner. Populasi adalah seluruh anak balita yang berkunjung di Balai Pengobatan UPTD Puskesmas Sekar Jaya dengan rata-rata kunjungan perbulan berjumlah 102 balita. Sampel penelitian yaitu 82 responden. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji statistik Chi-Square untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil analisa univariat diketahui sebanyak 35,4% balita menderita ISPA, sebanyak 65,9% balita dengan imunisasi lengkap, sebanyak 78% balita dengan status gizi baik, dan sebanyak 61% balita dengan ASI eksklusif. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna status imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p 0,001, ada hubungan yang bermakna status gizi dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p 0,000, ada hubungan yang bermakna pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p 0,000. Semua variabel dalam penelitian ini ada hubungan yang bermakna. Artinya Status imunisasi lengkap, pemberian ASI secara Eksklusif dan status gizi balita yang baik terbukti dapat mengurangi faktor resiko ISPA pada balita. Untuk itu diharapkan petugas kesehatan berperan dalam memberikan  edukasi melalui penyuluhan mengenai imunisasi, perlu dilakukan tindakan antisipatif dengan cara melakukan penimbangan yang dilakukan setiap bulannya di posyandu.

 

Kata Kunci : Balita, ISPA, Status Imunisasi, Status Gizi, ASI Eksklusif


STIKES Al Ma'arif

Jl Dr Mohammad Hatta No 687-B Sukaraya, Baturaja, Sumatera Selatan, Indonesia 32112, Kab. Ogan Komering Ulu
Telp : (0735) 326072 / 326072
Email: info@stikesalmaarif.ac.id