Abstrak Rosmiarti Vol 2 No 1 September 2016

18 May 2017 |

FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2013

 

Sekolah Tinggi Ilmu Keehatan Muhammadiyah Palembang

Rosmiarti

rosmiarti_5474@yahoo.com

 

 

ABSTRAK

 

WHO tahun 2008, Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 358.000 atau 260/100.000 kelahiran hidup. 11 negara menyumbang AKI terbanyak tahun 2008 adalah India (63.000), Nigeria (50.000), Kungu (19.000), Afganistan (18.000), Ethopia (14.000), Pakistan (14.000), Tanzania (14.000), Bangladesh (12.000), Indonesia (10.000), Sudan (9700), Kenya (7900). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2013. Penelitian ini bersifat Survey Analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional, data didapat dengan mencatat rekam medik dan instrumen penelitian dengan menggunakan checklist.

Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 5286 responden, sampel penelitian sebanyak 98 responden yang diambil secara random sampling dengan menggunakan tehnik Sistematic Random Sampling.

Variabel penelitian ini meliputi variabel independen (paritas, pekerjaan dan riwayat KPD sebelumnya) dan variabel dependen (ketuban pecah dini). Dari analisis univariat ibu yang mengalami ketuban pecah dini sebesar 40,8% dan  yang tidak mengalami ketuban pecah dini sebesar 59,2%, ibu yang mempunyai paritas tinggi 53,1% dan ibu yang mempunyai paritas rendah 46,9%, ibu yang mempunyai pekerjaan 25,5% dan ibu yang tidak mempunyai pekerjaan 74,5%, ibu yang mempunyai riwayat KPD sebelumnya 42,9% dan ibu yang tidak mempunyai riwayat KPD sebelumnya 57,1%. Dari analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square  diperoleh nilai p value 0,010 ≤ 0,05 berarti Ada hubungan antara paritas ibu dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin, nilai p value 0,043 < 0,05 berarti Ada hubungan antara Pekerjaan ibu dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin dan nilai p value 0,000 <a =0,05 berarti Ada hubungan antara riwayat KPD sebelumnya dengan terjadinya ketuban pecah dini pada ibu bersalin.

Disarankan kepada petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan KIE serta mengupayakan dan meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya tentang ketuban pecah dini guna meningkatkan pengetahuan masyarakat serta menurunkan angka mortalitas dan morbiditas.

 

 

Kata Kunci        : Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin, Paritas, Pekerjaan, Riwayat KPD Sebelumnya.

 

Daftar Pustaka :  22 (2007-2013)

 

 

THE FACTORS CORRELLATION WITH EARLY AMNIOTIC RUPTURE IN MATERNAL MOTHER IN MUHAMMADIYAH HOSPITAL PALEMBANG 2013

Tinggi Ilmu Keehatan Muhammadiyah Palembang

Rosmiarti

rosmiarti_5474@yahoo.com

 

ABSTRACT

WHO noted in 2008 that  the death rate of mother estimated 358.000 or 260/100.000. Approximately in 11 countries happened mother death rate are India (63.000), Nigeria (50.000), Kungu (19.000), Afganistan (18.000), Ethiopia (14.000), Pakistan (14.000), Tanzania (14.000), Bangladesh ( 12.000), Indonesia (10.000), Sudan (9700), Kenya (7900).

The objective of this scientific research to the factors correllation with early amniotic rupture in maternal mother in Muhammadiyah hospital Palembang 2013. This scientific paper used analytical survey with case control approachment. The data has taken by noted medical record with the instruments by using checklist. The population samples in this scientific paper were 5268 respondents, about 98 samples have taken by using systematic random sampling technique.

The variable in this scientific paper consist of independent variable (parity, occupation and KPD history previously) and dependent variable (early amniotic rupture).  The univariate showed that 40,8 % mother who has early amniotic rupture and 59,2 % mother who hasn’t early amniotic rupture, 53,1 % mother who has high parity, and 46,9 % mother who has low parity, 25,5 % mother who become worker, 74,5 % mother who become jobless, 42,9 % mother with KPD history and 57,1 % mother who didn’t have KPD history. The bivariate with chi-square estimated ρ value 0,010 < 0,05 that there was relationship between mother parity with early amniotic rupture in maternal mother and ρ value 0,043 < 0,05 there was relationship between mother’s occupation with early amniotic rupture in maternal mother and ρ value 0,000 <  a = 0,05 there was relationship between KPD history with early amniotic rupture in maternal mother.

Suggested to improve KIE counseling to improve health care service especially early amniotic rupture in order to decrease mortality and morbidity.

 

Keyword                     : early amniotic rupture in maternal mother, parity,  occupation

Library reference       :  22(2007-2013


STIKES Al Ma'arif

Jl Dr Mohammad Hatta No 687-B Sukaraya, Baturaja, Sumatera Selatan, Indonesia 32112, Kab. Ogan Komering Ulu
Telp : (0735) 326072 / 326072
Email: info@stikesalmaarif.ac.id